Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Serba-Serbi. Tampilkan semua postingan

Inilah Kelebihan Dan Kekurangan OS Android

Siapa yang tidak mengenal Android mungkin bisa dikatakan bener-benar gaptek. System operasi besutan mbah Google ini memang sedang digemari. Ponsel-ponsel yang memakai OS Android ini sangat laris manis di pasaran. Mulai dari brand terkenal macam Samsung, Sony sampai Nokia dan merek-merek lokal semisal Evercoss, berbondong-bondong menggunakan jasa Android untuk operating system mereka. Tapi tahukah Anda? Sistem operasi Android ini disamping memiliki kelebihan juga memiliki kekurangan. Ibarat kata pepatah "Tidak ada sesuatu yang sempurna".

Saya sendiri sudah memiliki pengalaman menggunakan hp Android. Sejauh ini sudah 3 merek hp yang sudah saya jajal. 1 dari brand terkenal dan 2 merek lokal. Jujur saya puas tetapi masih ada beberapa hal yang saya anggap minus. Mungkin karena ke-3 hp Android yang pernah saya gunakan itu bertipe low-end. Tanpa berpanjang lebar mari kita ketahui apa saja kelebihan dan kekurangan sistem operasi Android itu.

KELEBIHAN:

1. Android Bersifat Open Source
Open source berarti kita tidak perlu membayar untuk sistem operasi yang kita gunakan, juga memungkinkan kita untuk menciptakan software sendiri.
2. Tersedia banyak Aplikasi Gratis
Di market resmi Android yaitu Google Playstore banyak sekali aplikasi dan game gratis yang dapat kita unduh.
3. Bersifat Multitasking
Kemampuan multitasking memungkinkan kita untuk menjalankan berbagai macam aplikasi secara bersamaan. Misalnya menulis SMS sambil mendengarkan musik.
4. Interface Yang Elegan
Android memiliki tampilan yang sangat menarik sehingga kita tidak mudah bosan berlama-lama dengan gadget kita.
5. Kemudahan Dalam Notifikasi
Setiap kita mendapatkan misscall, SMS, chat baru, email, atau bahkan artikel terbaru dari RSS Reader akan selalu ada notifikasi.
6. Sinkronisasi Email
Jika kita memiliki email berupa gmail maupun yahoo maka kita dapat dengan mudah mengintegrasikan server dengan perangkat Android kita.
7. Widget
Berfungsi mempermudah penggunanya dalam melakukan setting atau memilih aplikasi yang akan kita jalankan.

KEKURANGAN:

1. Baterai Yang Cepat Habis
Tidak dapat dipungkiri kemampuan multitasking dapat menyebabkan pemborosan baterai. Tetapi tidak perlu khawatir, sekarang telah banyak aplikasi penghemat baterai di Playstore misalnya DU Battery Saver & Widgets. 
2. Koneksi Internet Yang Mahal
Menggunakan internet pada Android memang sedikit mahal. ini dikarenakan fitur dan aplikasi di Android selalu up to date. Sebaiknya kita menggunakan SIMcard yang menyediakan paket internet murah agar kita dapat terus berselancar di dunia maya. 
3. Iklan
Aplikasi gratisan akan selalu memunculkan iklan setiap kita mengaktifkan internet.
4. Pengoperasian Yang Rumit
Apabila kita baru mengoperasikan gadget Android, sebagian orang merasa kesulitan untuk menemukan fitur yang biasa dilakukan dengan hp sebelumnya. Tapi seiring berjalannya waktu hal tersebut akan mudah dilakukan seperti kata pepatah 'ala bisa karena biasa'.

Itulah sebagian dari kelebihan dan kekurangan OS Android. Semoga info ini bermanfaat.

Dikutip dari berbagai sumber

(Wajib Tau) Versi-Versi Android Dari Cupcake Hingga Jelly Bean

Setelah kita mengetahui awal mula berdirinya operating system android, pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai jenis-jenis atau versi-versinya. Saat ini Android memang sedang booming terutama di negara-negara berkembang. Operating system besutan Google ini mampu mengungguli OS populer lainnya semisal, iOS, Blackberry, WindowsPhone maupun Symbian.

Android dikembangkan dengan nama kode yang dinamai berdasarkan makanan pencuci mulut dan penganan manis. Masing-masing versi dirilis sesuai urutan alfabet, yakni Cupcake (1.5), Donut (1.6), Eclair (2.0–2.1), Froyo (2.2–2.2.3), Gingerbread (2.3–2.3.7), Honeycomb (3.0–3.2.6), Ice Cream Sandwich (4.0–4.0.4), Jelly Bean (4.1–4.3), dan KitKat (4.4+). Pada tanggal 3 September 2013, Google mengumumkan bahwa sekitar 1 miliar perangkat seluler aktif di seluruh dunia menggunakan OS Android. Berikut versi-versi Android dari Cupcake hingga Jellybean:

Cupcake versi 1.5+
Android muncul pertama kali dengan kode nama Android 1.5 Cupcake. Selama ini cupcake atau kue mangkok memang dikenal sebagai makanan penutup yang cukup populer di sebagian wilayah dunia, termasuk Indonesia. Dengan Cupcake, Google menghadirkan sistem operasi yang memiliki berbagai aplikasi dan widget menarik. Pengalaman baru penggunaan ponsel pun makin kaya dengan kehadiran Cupcake. Android cupcake pertama kali diluncurkan sekitar bulan Mei 2009.

Donut versi 1.6+
Makanan berbentuk bulat dengan lingkaran di tengah ini juga salah satu makanan ringan populer. Saat menghadirkan Android 1.6 Donut, Google mulai memperkaya pencarian. Antara lain pencarian internet berbasis suara, proses searching yang lebih baik daripada versi sebelumnya, mendukung revolusi layar wvga, pencarian kontak, musik, dll.







Eclair versi 2.0+
Android 2.0 ini diambil dari makanan pastry khas Perancis. Di seri ini Eclair memungkinkan penggunanya untuk melakukan kustomisasi layar dengan mengatur letak aplikasi dan widget. Di Eclair juga Google mulai menghadirkan live wallpaper. Beberapa fitur terbaru diantaranya adalah daftar kontak baru yang lebih elegan, peningkatan kecepatan transfer file dengan bluetooth 2.1, peningkatan google map menjadi versi 3.1.2, dll.
  

Froyo  versi 2.2+
Froyo merupakan singkatan dari Frozen Yoghurt. Diperkenalkan pertama kali pada tahun 2010. Kecepatan kinerja mesin pada Froyo bisa mencapai 3-5 kali dari versi pendahulunya. Di seri Android 2.2 ini Google menghadirkan Voice Typing untuk mengubah suara menjadi teks, juga Voice Action untuk mengendalikan ponsel dengan perintah berbasis suara. Mampu merekam video dengan HD Quality, bisa meletakan aplikasi ke dalam memory card, kemampuan auto update didalam android market. Selain itu, Froyo juga memungkinkan perangkat untuk USB tethering dan Wifi Hotspot.



Gingerbread versi 2.3+
Android 2.3 ini diperkaya dengan sejumlah sensor baru untuk gaming. Jadi pengguna bisa bermain dengan menyentuh atau touch, tap, juga memiringkan perangkat (tilt). Di Gingerbread pula pengguna mulai bisa lakukan copy/paste, mendukung fitur Near Field Communication, user interface hemat energi, keyboard virtual word selection, power management, app control, serta multiple camera dengan penggunaan kamera depan.



Honeycomb versi 3.0+
Android 3.0 ini didesain khusus untuk perangkat tablet. Di sini pula mulai diperkenalkan fitur "Recent Apps" untuk multitasking. Untuk tampilan antarmuka pengguna, Google juga menampilkan khas perangkat tablet yang besar. Built-in Video Calling Google Talk merupakan salah satu fitur pada Honeycomb.





Ice Cream Sandwich versi 4.0
Google menghadirkan Android 4.0 ini dengan keunggulan pada desain. Selain itu, di ICS pula diperkenalkan Android Beam untuk pertama kali, yang merupakan transfer data via NFC. Kecanggihan lain adalah fitur Face Unlock, yaitu membuka kunci dengan fitur pengenal wajah atau face recognition. fitur ini belum pernah ada pada versi sebelumnya. ICS juga memperkenalkan fitur font baru yang bernama Roboto.



Jelly Bean versi 4.1+
Android yang paling banyak pengguna ini hadir dalam versi 4.1 hingga 4.3, tapi yang 4.3 baru muncul di tablet Nexus 7. Google menyebut Jelly Bean hadir dengan grafis yang lebih lembut dan tajam. fitur-fitur dalam Jelly Bean antara lain penggunaan voice search yang lebih cepat, hadirnya aplikasi Chrome Browser seperti di PC. Selain itu ada pula fitur Google Now yang menghadirkan beragam informasi. Periode Jelly Bean menjadi penanda kehadiran 1 juta aplikasi di Google Play dan telah digunakannya Android oleh ribuan perangkat.

Kitkat versi 4.4
Android 4.4 ini namanya diambil dari brand coklat buatan Nestle. Kitkat merupakan Android versi terbaru yang dirilis sekitar Oktober 2013. Fitur Kitkat diantaranya adalah fasilitas could printing dimana pengguna dapat melakukan printing secara nirkabel dan mengirim perintah ke Laptop/PC. Bisa mengakses kamera dari layar yang terkunci, multitasking yang lebih cepat, dll.







Itulah beberapa versi Android dari Cupcake hingga Jelly Bean. Kita tunggu versi terbaru yang akan dirilis oleh Google.

dikutip dari berbagai sumber

(Wajib Tau) Asal Mula Berdirinya Android

Hari gini nggak kenal yang namanya Android??? Helloo, kemana aja Loe?! Mungkin itu adalah sedikit frase yang menunjukan bahwa sebegitu fenomenalnya Android diantara operating system yang ada. Sekitar tahun 2009 nama Android mulai dikenal. Pada tahun itu operating system dengan nama Android tersebut mulai merambah pasar smartphone di Indonesia. Smartphone Android yang pertama kali masuk indonesia pada waktu itu adalah HTC Magic pada tanggal 11 juni 2009 yang di-bundling oleh Telkomsel.

SEJARAH ANDROID

Android adalah sebuah operating system yang dikhususkan untuk perangkat mobile (bukan PC). Basis dari Android adalah open source yang dikenal dengan nama Linux. Sebelumnya Android Inc. berdiri secara independen yang didirikan pada tahun 2003 oleh Andy Rubin, Rich Miner, Chris White, dan Nicks Sears. Android Inc. bermarkas di Palo Alto, California. Perusahaan berusaha untuk mengembangkan sebuah operating system mobile yang lebih canggih dari operating system mobile kala itu. Kemudian pada Agustus 2005 Google mengajukan penawaran untuk mengakuisisi perusahaan tersebut.


Dimulai pada tahun 2005, Android Inc. dibawah naungan Google Inc. berusaha membuat sebuah operating system mobile baru. Sejak sat itulah mulai beredar rumor bahwa Google akan melakukan ekspansi bisnis ke industri seluler. Akhirnya pada bulan September 2007 Google mengajukan hak  paten atas produknya yang dinamai Nexus One.



 Kemudian pada akhir tahun 2008, dibentuk sebuah tim kerja sama yang dinamai Open Handset Alliance (OHA). OHA ini terdiri dari beberapa produsen perangkat telekomunikasi ternama dunia, antara lain Asus, Toshiba, Sony Ericsson (sekarang Sony), Garmin, Vodafone, dan Softbank. OHA bekerja sama untuk mengembangkan sebuah kernel Linux yang akan dijadkan sebuah program untuk perangkat seluler. Hingga akhirnya OHA berhasil dan mengumumkan produk operating system mobile yang diberi nama Android. Ponsel yang mendapat kehormatan untuk mencoba pertama kali sistem operasi Android adalah HTC Dream. HTC Dream dirilis pada bulan Oktober tahun 2008. Sejak saat itu banyak perusahaan perangkat seluler di dunia ikut menggunakan Android sebagai operating system ponsel mereka.


Hingga saat ini Android merupakan operating system yang paling banyak digunakan masyarakat dunia pada perangkat smartphone, disusul iOS, Blackberry, WindowsPhone dan sisa kejayaan Symbian.